Inseminasi
bauatan merupakan terjemahan dari artificial insemination. Artificial artinya
buatan ataua tiruan, sedangkan insemination berasal dari kata latin.
Inseminatus artinya pemasukan atau penyampaian. artificial insemination adalah
penghamilan atau pembuahan buatan. Dalam kamus تلقيح الصناعى, seperti dalam
kitab al-fatawa karangan mahmud syaltut.
Jadi, insiminasi
buatan adalah penghamilan buatan yang dilakukan terhadap wanita dengan cara
memasukan sperma laki-laki ke dalam rahim wanita tersebut dengan pertolongan
dokter, istilah lain yang semakna adalah kawin suntik, penghamilan buatan dan
permainan buatan (PB). Yang dimaksud dengan bati taqbung (Test tubebaby) adalah
bayi yang di dapatkan melalui proses pembuahan yang dilakukan di luar rahim
sehingga terjadi embrio dengan bantuan ilmu kedokteran. Dikatakan sebagai
kehamilan, bayi tabung karena benih laki-laki yang disedut dari zakar laki-laki
disimpan dalam suatu tabung.
Untuk menjalani
proses pembuahan yang dilakukan di luar rahim, perlu disediakan ovom (sel telur
dan sperma). Jika saat ovulasi (bebasnya sel telur dari kandung telur) terdapat
sel-sel yang masak maka sel telur itu di hisab dengan sejenis jarum suntik
melalui sayatan pada perut, kemudian di taruh dalam suatu taqbung kimia, lalu
di simpan di laboratorium yang di beri suhu seperti panas badan seorang wanita.
Kedua sel kelamin tersebut bercampur (zygote) dalam tabung sehingga terjadinya
fertilasi. Zygote berkembang menjadi morulla lalu dinidasikan ke dalam rahim
seorang wanita. Akhirnya wanita itu akan hamil. Inseminasi permainan
(pembuahan) buatan telah dilakukan oleh para sahabat nabi terhadap pohon korma.
Bank sperma atau di sebut juga bank ayah mulai tumbuh pada awal tahun 1970.
B. motivasi di lakukan inseminasi buatan
Inseminasi buatan
yang dilakukan untuk menolong pasangan yang mandul, untuk mengembang biakan
manusia secara cepat, untuk menciptakan manusia jenius, ideal sesuai dengan
keinginan, sebagai alternative bagi manusia yang ingin punya anak tetapi tidak
mau menikah dan untuk percobaan ilmiah
C. hukum inseminasi buatan
Inseminasi buatan dilihat dari asal
sperma yang dipakai dapat dibagi dua:
- inseminasi buatan dengan sperma sendiri atau AIH (artificial insemination husband)
- inseminasi buatan yang bukan sperma suami atau di sebut donor atau AID (artificial insemination donor)
untuk inseminasi
buatan dengan sperma suami sendiri di bolehkan bila keadaannya benar-benar
memaksa pasangan itu untuk melakukannya dan bila tidak akan mengancam keutuhan
rumah tangganya (terjadinya perceraian) sesuai dengan kaidah usul fiqh…………..
الحاجة
تنزل منزلة الضرورة
“hajat
itu keperluan yang sangat penting dilakukan seperti keadaan darurat”.
Adapun tentang
inseminasi buatan dengan bukan sperma suami atau sperma donor para ulama
mengharamkannya seperti pendapat Yusuf Al-Qardlawi yang menyatakan bahwa islam
juga mengharamkan pencakukan sperma (bayi tabung). Apabila pencakukan itu bukan
dari sperma suami.
Mahmud Syaltut
mengatakan bahwa penghamilan buatan adalah pelanggaran yang tercela dan dosa
besar, setara dengan zina, karena memasukan mani’ orang lain ke dalam rahim
perempuan tanpa ada hubungan nikah secara syara’, yang dilindungi hukum syara’.
Pada inseminasi
buatan dengan sperma suami sendiri tidak menimbulkan masalah pada semua
aspeknya, sedangkan inseminasi buatan dengan sperma donor banyak menimbulkan
masalah di antaranya masalah nasab.
Bayi Inseminasi buatan
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Inseminasi buatan adalah peletakan sperma ke follicle ovarian (intrafollicular), uterus (intrauterine), cervix (intracervical), atau tube fallopian (intratubal) wanita dengan menggunakan cara buatan dan bukan dengan kopulasi alami.Teknik modern untuk inseminasi buatan pertama kali dikembangkan untuk industri ternak untuk membuat banyak sapi dihamili oleh seekor sapi jantan untuk meningkatkan produksi susu.
Tabung
http://id.wikipedia.org/wiki/Inseminasi_buatan
Embrio
Proses Inseminasi
http://udhiexz.wordpress.com/2008/05/30/hasil-anak-inseminasi-dan-bayi-tabung/
http://udhiexz.wordpress.com/2008/05/30/hasil-anak-inseminasi-dan-bayi-tabung/

0 comentários: